Monthly Archives: February 2011

Belajar ‘Matematika Semesta’

Hening. Dia menatapku beberapa jenak, aku dan ego-ku yang bertanya, sore itu…

“Zain tahu kalkulus?”

Ah, retoris.

Dia sudah tahu jawabannya. Dengan kecerdasannya yang di atas rata-rata, aku yakin dia pun masih ingat pernah dengan emosinya membuatku tertunduk semakin malu. Dia mendapati nilai nol untuk ulangan matematika-ku di caturwulan 1 tahun 1999.

“Kamu jangan malu-maluin orang serang, nal. Kakak(kelas)-mu ini menang olimpiade matematika. Masa kamu dapat ulangan nol,” begitu ceramahnya di depan teman-teman seangkatanku dulu. Sebagian dengan nada humor, sebagian besarnya lagi serius.

Dan dia memang tak perlu menunggu jawabanku. Dia hanya menarik nafas sebelum meneruskan penjelasannya. Penjelasan atas jawaban dari sekian pertanyaanku sore itu.

“Dalam kalkulus dasar, dikenal bahasan tentang dunia bilangan. Dan Zain tahu, sebetulnya dalam dunia bilangan, hanya dikenal satu jenis bilangan saja; bilangan kompleks,” tuturnya. Perlahan, seperti menjelaskan rumus kepada anak SD.

Terus terang saja, meski aku sudah berstatus mahasiswa semester 3, tak pernah terlintas Continue reading

Apa Itu

Curious

Curious by Zain

Apa itu cinta? Apa itu tuhan?

Dua pertanyaan terlirih dan paling sering mengemuka di antara kita. Kemarin saya mendapati lagi seseorang dengan jawabannya. Padat dan menarik; “Cinta itu lebih kepada pengalaman daripada penjelasan. Dan tuhan adalah perjalanan alih-alih tujuan.”

Seperti biasa, kesombongan selalu menempatkan saya pada posisi untuk tidak mau menelannya begitu saja. Pura-pura kritis, padahal saya sekedar tidak mau dibilang lugu yang menerima banyak hal tanpa tedeng aling-aling. Padahal saya cuma tidak mau memperlihatkan ego saya yang kalah karena gagal menemukan formula kalimat ajaib itu lebih cepat.

Saya bisa setuju dengan alternatif jawaban soal cinta. Cinta terlalu berwarna untuk Continue reading