Monthly Archives: October 2018

Pippi dan Pai Buah

Berbeda denganku, diakuinya ini adalah kali pertama ia mencicipi kue itu. Pie atau pai buah dengan potongan strawberry, jeruk mini, dan kiwi di atasnya. Manis dan–buatku yang pandir–kupikir cukup menyehatkan karena seliweran buah-buahan di atasnya.

Semestinya ndak ada masalah dengan palate. Resep pai itu kukira datang dari belahan dunia yang sama dengannya. Tapi pai buah yang diambilnya tidak dia santap sampai habis. Hanya satu gigitan saja. Sisanya dia taruh di piring saji bekas yang terpisah. Kemudian dia melihatku. Dan menyeringai.

Kali ini, aku berbaik sangka. Mungkin lebih ke soal selera rasa dari olahan yang beda saja. Buktinya, temannya yang sama-sama datang dari negeri jingga dan berambut merah dengan suka hati bahkan melahap sisa pie-nya itu.

Untuk memecah suasana, mumpung kami lagi di ruang hidangan ringan, aku ceritakan kebiasaan salah satu peserta pelatihan yang suka Continue reading