Monthly Archives: March 2012

Senyum Danish

Perkenalkan, namanya Danish. Cucuku. Kakaknya, Daffa, sudah lebih dulu kuperkenalkan.

Danish adalah do’a Daffa yang terkabul; ingin punya adik laki-laki. Sekilas, Danish mengingatkan banyak orang dengan brand kue dalam kaleng dari Skandinavia yang masyhur itu. Ayah dan Bundannya ndak keberatan andai orang banyak ‘make fun‘ nama anak kedua mereka. Mereka malah senang. “Nebeng beken,” senyum Bunda.

Sebenarnya, nama Danish jadi pilihan bukan karena ia merek kue terkenal. Danish punya makna yang disukai Bunda; Pengetahuan, Bijak. Disandingkanlah ‘Danish’ dengan ‘Fatihul Ihsan’; sang pembuka kebaikan. Ayahnya pun senang. “Ammiin..,” bungah Ayah.

Danish sekarang sudah 6 bulan. Sudah bisa duduk tegak, membalikkan badan, dan berbalik kembali sendiri. Danish murah sekali berbagi senyuman. Dengan orang asingpun dia akan rela membagi senyum. Setiap aku mudik mingguan, Danish tidak pernah absen menghadiahi dan membekaliku senyum. Setiap dihampiri, langka sekali Danish lupa menyemarakkan situasi dengan senyumnya.

Danish mungkin membiasakan dirinya tersenyum sebagai bentuk keramahan. Khas Carenang.. 🙂 Mulai bangun tidur, satu senyum. Mandi, makan, menemani bunda, bermain bersama kakaknya, bermain bersama sepupu-sepupunya, hingga menjelang tidur senyum Danish akan tercecer di mana-mana. Termasuk ketika Danish menangis, dia juga… tersenyum? Susah lah. Senyum manis Danish mekar sebagai penanda akhir tangisnya (tentu saja setelah maunya dituruti).

Aku iseng-iseng merasa dan mencicipi. Ternyata ada bedanya senyum Danish dan senyumku sendiri. Belakangan senyumku terasa asam, kecut. Kenapa ya?

Apa karena rencana pemerintah menaikkan harga BBM bulan depan? Atau Karena makin banyak orang yang percaya kekerasan adalah jalan yang paling manjur? Atau karena nilai substansi jatuh dikangkangi kepentingan pragmatis?

Apa karena mendapatiku yang belum mampu menghadapi dan memiliki diri sendiri? Atau karena sampai saat ini masih panjang daftar hal-hal yang belum tuntas? Atau karena banyak pekerjaan rumah menggantung?

Aku mungkin perlu mencari tahu resep yang Danish punya. Resep menyajikan senyum yang manis, tulus…