Monthly Archives: November 2013

Telur Bali

Kemarin, aku memang sudah tak kuasa menahan diri. Pak Wira yang masih dengan ramahnya bertutur soal opsi-opsi tempat yang masih bisa kami singgahi sebelum pewasat kami lepas landas, buru-buru kusela.

“Pak Wira, Maaf, Pak..”

“Ya, Pak?” Sahutnya, dengan keramahan yang tak berkurang sedikitpun.

“Pak, dengan keindahan alam yang besar magnetnya seperti ini, pasti banyak dong yang ingin datang atau bahkan tinggal di sini. Bagaimana masyarakat bersikap menghadapi gelombang manusia yang otomatis juga membawa nilai dan kebudayaannya? Bagaimana bisa ya, walaupun ‘digempur’ berbagai budaya luar, masyarakat di sini masih nampak tak tergoyahkan menjalankan tradisi dan memegang nilai-nilai adat?”

Itu pertanyaan yang kuaju-ajukan terus sepanjang sisa hari kami di Pulau Bali. Lebih banyak ke beberapa kawan seperjalanan. Jawabannya Continue reading

Mabuk

Di beberapa negara lain, untuk membuktikan anda tidak melanggar hukum dengan berkendara dalam keadaan mabuk, petugas atau polisi biasanya akan meminta kita untuk berjalan lurus dalam sebuah garis. Jika kita gagal, cukup mudah untuk polisi atau petugas menjatuhkan tilang atau mengenakan denda. Kecuali di nusantara yang gemar ‘perdamaian’, umumnya sanksi seperti ini dihindari. Sebab uang yang harus kita keluarkan biasanya tidak sedikit. Malah, SIM kita bisa saja ditangguhkan atau bahkan dicabut.

Orang mabuk memang sulit berjalan lurus atau mengikuti jalur. Jangankan lurus atau ikut jalur, tegak saja sudah kepayahan lantaran sistem motorik dan koordinasinya sudah kalut. Saya ndak perlu mabuk dulu buat membuktikannya, kan?

Di tempat saya sekarang banyak berkegiatan, Continue reading