Monthly Archives: June 2016

Bara

Ramadhan dan deras tabiknya acapkali membuat kita merasa ingin, perlu, harus memulai sesuatu yang baru. Dari titik nol dimana segala sesuatu menjadi amat mungkin.

Merasakan kembali menggenggam diri sendiri. Jujur. Lugu.

Merasakan lagi memiliki mimpi-mimpi dan mempercayai kekuatan nafsi, gairah, dan energi.

Tidak jarang kita merasa takut memulai. Wajar. Sebab kita memang selalu takut dengan sesuatu yang ndak kita kenal. Yang ndak familiar dengan normalitas yang kita punya. Yang asing. Yang tak menjamin.

Untuk itulah harapan memberi bara. Menyuplai daya. Menuangkan sketsa dengan garis lembut dan pulasan cerah untuk meniadakan kecemasan dan rasa jeri.

Ramadhan, adalah saat terbaik. Yaitu saat dimana semua (yang mungkin) akan dimulai.

Selamat meranjak nafas-nafas baru, dan menghidupinya dengan jiwa yang ada…