Agus Noor mengatakan bahwa setidaknya ada tiga moment belakangan yang terasa saling berkait dengan terma kemenangan; Piala Dunia, Pemilu Presiden dan wakil Presiden, serta Ramadhan. Tapi, apa makna kemenangan sebenarnya?
Apakah kegembiraan karena tim negara lain yang kita jagokan keluar sebagai kampiun piala dunia? Atau lantaran calon presiden dan wakil presiden yang kita dukung dinyatakan KPU sebagai pemenang pemilu?Ataukah keberhasilan kita melewati Ramadhan hingga menginjak kembali bulan Syawal? Apa makna kemenangan bagi saudara-saudara kita di Palestina yang di tiap detik hidupnya secara konsisten diancam serangan mematikan israel?
Saya tidak bermaksud merusak pesta. Tapi, sejak wacana soal kemenangan diangkat, hemat saya sebaiknya kita bisa merefleksikan dan meletakkan pemaknaan kemenangan secara lebih sungguh-sungguh.
Sekiranya saya diberikan kesempatan mengutarakan arti kemenangan, maka akan saya katakan bahwa kita menang jika bisa berpartisipasi di piala dunia mendatang karena penyelenggaraan kompetisi dan pola pembinaan bibit-bibit unggul yang tertata. Saya tidak bermimpi Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Tiago Silva, Mario Goetze, atau James Rodriguez berpindah kewarganegaraan dan berpaspor garuda. Cukuplah melihat PSSI lebih serius membenahi niat dan ikhtiar agar Timnas kita kelak mampu berbicara banyak di level dunia.
Kita juga boleh Continue reading